Langsung ke konten utama

Biasa Kerja di Ladang Orang, Kaget dan Terharu Gubernur Sumbar Sahur Bersama dirumahnya yang tak Layak Huni.



Gubernur Sumbar beserta rombongan datang ke Salah satu warga Nagari Sikabau,yaitu Nelda Astuti pada dini hari tadi, Senin 3 April 2023 .Kedatangan Gubernur yang tanpa pemberitahuan sebelumnya membuat Kaget dan terharu, setelah mendengar langkah-langkah kaki yang ramai mendatangi rumahnya.


Tak disangkanya dan tak pernah membayangkan Gubernur Sumbar rela berjalan kaki menuju rumahnya, yang ternyata sekaligus memberikan bantuan Bedah Rumah setelah melihat langsung keadaan rumah yang kurang layak di huni.

Melihat kondisi rumah Nelda, Mahyeldi mengaku sangat prihatin, sebab rumah Gadang berdinding kayu tersebut rapuh dan berlantai tanah.


"Kami datang berkunjung kesini, untuk melihat langsung kondisi warga yang kurang mampu, sekaligus memberikan bantuan  rehap Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebesar Rp25 juta dari BAZNAS Sumbar dan setelah kami melihat langsung keadaan rumah buk Nelda, ternyata sangat layak untuk dibantu," ucap Mahyeldi..

Mendengar apa yang disampaikan Mahyeldi, Nelda spontan mengucapkan rasa syukur tiada henti-hentinya, tak lupa anak-anak beliau pun ikut mengucap syukur karena masih tak percaya akan dikunjungi oleh orang nomor 1 di Sumatra Barat.

 


Rumah yang dikunjungi oleh Gubernur Sumbar adalah Rumah Gadang yang  berdinding kayu rapuh dimakan rayap. "Terimakasih banyak Pak Gubernur, saya serasa mimpi dan tak menyangka rumah saya dikunjungi oleh pak Gubernur dan rombongan, yang mana kondisi rumah kamipun tak layak untuk menerima tamu karena kondisi rumah kami seperti ini, namun Alhamdulillah ya Allah pak Gubernur ternyata malah memberikan bantuan untuk rehap rumah kami," ujarnya pada saat menerima bantuan yang diserahkan Gubernur.

Nelda  juga menceritakan, penghasilan mereka sehari-hari adalah dari kerja serabutan di ladang orang bahkan juga di ladang sawit milik orang lain, bahkan Nelda menceritakan tiga bulan belakangan sedikit strees dan berobat ke Psikiater akibat memikirkan kemiskinan hidup "Namun alhamdulillah pak Gubernur, setelah banyak mendapatkan nasehat untuk menyerahkan semuanya kepada Allah, kondisi saya sudah membaik, " Ujarnya.

 
"Anak saya tiga orang Pak Gubernur,  perempuan semua, yang pertama sedang kuliah sudah semester 6 di UT, anak kedua tamat SMK memilih tidak lanjut kuliah dikarenakan terkendala biaya, dan anak ketiga juga sudah tamat SMP,  untuk sementara anak-anak kami ini di rumah saja Pak, ".

Mendengar cerita Nelda, Gubernur memberikan arahan pada Kepala Dinas Sosial Sumbar, Arry Yuswandi untuk selanjutnya tim Buya melalui Bazda Provinsi akan membantu renovasi rumah, beserta sanitasinya dan membantu biaya kuliah dan sekolah anak-anaknya. 

Bantuan pendidikan tersebut disalurkan melalui program Bazda Provinsi yang akan berkoordinasi dengan Bazda Kabupaten Dharmasraya.


Gubernur Mahyeldi  beserta rombongan melanjutkan makan sahur bersama dengan keluarga Nelda, Usai menyerahkan bantuan bedah rumah, beasiswa dan bingkisan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semarakkan Ramadan, 36 Peserta Ikuti Musabaqah Hifzil Quran PKS Dharmasraya

DHARMASRAYA – Dalam rangka mengisi semarak bulan suci Ramadan, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Dharmasraya menggelar Musabaqah Hifzil Quran (MHQ). Sedikitnya 36 peserta antusias mengikuti ajang bergengsi yang diselenggarakan pada Minggu (22/2/2026) di Kantor Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) PKS Dharmasraya.Kompetisi ini melombakan beberapa kategori hafalan Al-Qur'an, di antaranya kategori Juz 30, Juz 29, dan Juz 28, baik untuk peserta putra maupun putri. Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Umum PKS Dharmasraya, Parwanto, S.TP. Dalam arahannya, ia menjelaskan bahwa MHQ merupakan bagian dari upaya PKS untuk menghidupkan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat pada bulan Ramadan, sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas hafalan mereka.“Kami berharap melalui kegiatan ini, semakin banyak generasi Qurani yang lahir di Kabupaten Dharmasraya, serta semakin kuat kecintaan umat terhadap Al-Qur’an,” u...

PKS Dharmasraya Ikuti Goro Masal Di Lokasi Terdampak Banjir Dan Longsor Pesisir Selatan

W WPesisir Selatan - Rombongan PKS Dharmasraya yang juga sebagai Relawan PKS dari Kabupaten Dharmasraya yang diketuai ##qlangsung oleh ketua DPD PKS Dharmasraya yaitunya H. Widayatmo, S.E., malam minggu, 16 Maret 2024, berangkat menuju ke daerah yang terdampak bencana banjir serta longsor untuk menyerahkan bantuan pakaian layak pakai, serta bahan makanan, untuk korban yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (17/3/24). Ketua DPD PKS Kabupaten Dharmasraya Widayatmo, S. E., sebagai kepala rombongan dalam kegiatan itu menjelaskan. Kehadiran DPD PKS Kabupaten Dharmasraya dilokasi banjir, merupakan panggilan kemanusiaan. Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini juga intruksi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Sumatera Barat, dibawah komando Buya Mahyeldi Ansarullah, dan Sekretaris Umum H. Rahmat Saleh, S. Farm., agar seluruh pengurus maupun kader berada di Kabupaten/Kota se-Sumbar, untuk ikut serta melakukan bakti sosial, dilokasi tertimpa banjir, dan musibah ta...

PKS Dharmasraya Kukuhkan Kepengurusan Baru: Muda, Kokoh, dan Siap Majukan Indonesia

Dharmasraya, 7 September 2025 – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Dharmasraya resmi mengukuhkan kepengurusan baru periode 2025–2030 melalui Musyawarah Daerah (Musda) VI yang digelar di Auditorium Umega, Gunung Medan, Minggu (7/9/2025). Musda kali ini menjadi momentum penting bagi PKS Dharmasraya untuk meneguhkan arah perjuangan politik yang lebih kokoh dan solid. Pesan utama yang digaungkan dalam agenda ini adalah penguatan kaderisasi sebagai kunci kemenangan di Pemilu mendatang, sekaligus penegasan bahwa kepemimpinan dalam PKS adalah amanah untuk melayani umat, bukan untuk mengejar kekuasaan atau kekayaan. Ketua DPD PKS Dharmasraya terpilih, Eddo Fernandes, Lc., menegaskan dalam sambutannya bahwa kepengurusan baru akan berfokus pada soliditas kader dan penguatan basis perjuangan. “Mari kita luruskan niat karena Allah SWT, perkuat solidaritas, dan selalu ingat bahwa jabatan adalah amanah untuk melayani,” ujarnya. Pesan senada juga disampaikan Ketua DPD sebelumnya, Widayat...