Dharmasraya– Direktorat Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Hortikultura di Kabupaten Dharmasraya, yang berlangsung di Hall Semangat 45, Tarantang Kotobaru, Sabtu (23/09/2023).
Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Hortikultura ini di gelar di Kabupaten Dharmasraya dan Sekitar. Acara dihadiri oleh Hermanto, dari Anggota Komisi IV DPR RI, Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya Darisman, Sekretaris Direktorat Jenderal Holtikultura Kementerian pertanian, kemudian dihadiri oleh anggota dewan DPRD Dharmasraya Irmon dari partai fraksi PKS dan ketua DPD PKS Dharmasraya yaitu Widayatmo serta Caleg DPRD Sumbar Dapil 6, Syofian Hendri.
Pada kesempatan itu, Darisman mengucapkan selamat datang kepada anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Hermanto, para Narasumber Amin Naimah sebagai ketua KWT Bumi Rahayu, Deni Mahesarani, dan Yusniwati yang juga sebagai Dosen Fakultas Pertanian Unand beserta tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Saya ucapkan selamat datang kepada Bapak Ibu tamu undangan semua di Kabupaten Dharmasraya, dalam kesempatan ini akan mendapatkan manfaat sekaligus dapat menambah ilmu pengetahuan untuk peserta dan masyarakat sekitar, khususnya dalam rangka pengembangan budidaya pertanian Hortikultura di Dharmasraya” ucap Darisman.
Darisman juga mengatakan, dengan diselenggarakannya bimtek Holtikultura Tanaman Pangan ini, akan memberikan banyak keuntungan bagi peserta semua yang mengikutinya dan dapat mengetahui dengan jelas dari para nara sumber bimtek, tentang apa saja langkah-langkah yang harus dilakukan dalam meningkatkan hasil produksi dari budidaya pertanian holtikultura.
“Selain itu, kiranya pertemuan Bimtek ini juga dapat menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di daerah kita,” ujarnya.
Dalam hal ini Hermanto juga berharap, peserta yang mengikuti bimtek mendapatkan pemahaman dan wawasan yang baik tentang bagaimana kedepannya masyarakat dapat memanfaatkan ketersediaan pangan untuk rumah tangga, yang sesuai dengan kebutuhannya, Kegiatan ini membantu dan memberikan wawasan untuk pemanfaatan lahan kosong, minimal bisa dikonsumsi untuk sehari-hari.
“Oleh karena itu saya menghimbau kepada saudara semua yang mengikuti bimtek ini, agar setelah ini dapat mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya sebagai lahan tanaman pangan. Pemanfaatan lahan pekarangan tersebut secara optimal dapat membantu menjaga kecukupan gizi keluarga, dan selebihnya mungkin dapat meningkatkan perekonomian keluarga dengan menjual hasil tanaman pangan kepada konsumen,” harapnya.
Sementara, Direktorat Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia, yang pada kesempatan ini diwakili oleh Sesditjen Holtikultura menyampaikan, bimtek hari ini membahas mengenai budaya sayur dalam pekarangan serta penanganan pasca panen dan pengolahan kebun sayuran.
“Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan pengetahuan terkait dengan pemanfaatan lahan pekarangan untuk dimanfaat sebagai lahan tanaman pangan,” tutur beliau.
“Jadi dari pada tanahnya kosong, lebih baik kita manfaatkan, untuk ditanami sayuran dan lain sebagainya. Minimal untuk dapat kita konsumsi sehari-hari, apalagi kita Indonesia ini memiliki tanah yang sangat subur, jadi harus kita manfaatkan itu,” tuturnya.
Diharapkan ilmu yang telah didapat melalui bimbingan teknis ini agar bisa bermanfaat dan dapat dipraktikkan. Para peserta bimbingan teknis ini nantinya diharapkan dapat kembali membagikan ilmunya kepada masyarakat yang lain.
Dalam penyampaian materi, Yusniwati berpesan kepada peserta bimtek harus benar-benar dipahami dan dimengerti ini nanti ilmunya, supaya dapat dipraktikkan, ilmu yang didapat juga dapat bermanfaat sekaligus dapat menambah ilmu pengetahuan bagi masyarakat, khususnya dalam rangka pengembangan budidaya pertanian Hortikultura di Kabupaten Dharmasraya ini,” tandasnya.
Komentar
Posting Komentar